Kontes Kapal
Cepat Tak Berawak (KCCTBN) 2020 digerlar di Universitas Muhammadiyah Malang
(UMM). Kontes yang diadakan oleh Kemendikbud merupakan salah satu bentuk langkah
nyata pengembangan dan riset di bidang teknologi kemaritiman. Tujuan digerar kontes bergengsi ini adalah
untuk menumbuhkan dan melatih mahasiswa untuk kreatif, inovatif dan produktif
dalam hal membuat inovasi teknologi inovasi desain, pembuatan prototipe dan
kontes Performa prototipe kapal penanganan Covid 19. Selain itu harapanya
inovasi desain pada prototipe kapal dapat mendukung penanganan pendemi Covid 19
seperti kapal rumah sakit.
Kontes Kapal Cepat Tak Berawak
(KCCTBN) 2020 digelar selama 3 hari, dari tanggal 5 sesemebr – 7 desember. Pada
kontes ini ada beberapa kategori yang dilombakan yakni Lomba Desain dan
Re-Desain Layout Akomodasi Penumpang Kapal, Lomba Pembuatan dan Performa
Prototipe Kapal ASV, ERC, FERC. Selain itu juga ada lomba poster sesuai dengan
tema yang telah ditetapkan. Peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 117 tim
yang berasal dari 44 PT (Perguruan Tingi) di seluruh tanah air. Baik PT wasta
maupun PT negeri.
Universitas
Diponegoro mengirimkan mahasiswanya dan berhasil mendapatkan 4 penghargaan meliputi
Desain Kapal Rumah Sakit Autonomous, Desain Kapal Ambulans Autonomous, Lay Out
Ruang Akomodasi Penumpang Kapal Ro-Ro Existing dan Desain kapal Cepat Listrik
Sistem Kendali Jarak Jauh. Menurut Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik
Perkapalan Undip, Hartono Yudo, KKCTBN adalah wadah untuk mengembangkan inovasi
di dunia perkapalan.
